Toko Ol NTT
Pencarian Populer
Keranjang Belanja Kosong.
0Rp 0

LANGKAH SUKSES AFFILIATE MARKETING

Sunday, April 9th 2017.

LANGKAH SUKSES AFFILIATE MARKETING

 

Di bab ini, saya akan menjelaskan langkah kunci yang perlu dilakukan agar berhasil dalam affiliate marketing.

 

Langkah Pertama: Tentukan Niche Anda

Kebanyakan affiliate marketer akan fokus di suatu niche (ceruk pasar) tertentu. Misalkan kalau kita jadi affiliate marketer di bidang fotografi, maka kita akan fokus di bidang fotografi. Alhasil produk yang kita pasarkan berupa produk-produk yang relevan dengan dunia fotografi. Misalkan buku fotografi, peralatan kamera, kursus fotografi, dan lain sebagainya.

Kenapa harus fokus di suatu niche? Tujuan utamanya supaya semua tenaga, waktu, dan sumber daya kita terfokus di bidang tersebut. Mela­kukan suatu hal secara fokus akan menjadikan kita meraih hasil yang optimal. Bandingkan kalau kita mencoba semua hal, maka tenaga, waktu, dan sumber daya kita yang terbatas akan cepat habis. Oleh karena itu, lebih baik kita fokus dulu di suatu bidang bisnis online.

 

Nah, langkah awal yang perlu dilakukan adalah, tentukan Anda mau fokus di niche apa. Bagaimana cara memilih niche yang tepat? Dua tips berikut dapat Anda pertimbangkan. Pilih bidang yang sesuai passion/kegemaran Anda. Setiap orang pasti memiliki kegemaran. Akan lebih baik jika kita memilih

niche yang sesuai dengan passion/bidang kesukaan kita. Contoh, jika Anda punya kesukaan dalam bidang fotografi, maka Anda

bisa fokus di niche fotografi. Kalau Anda punya kesukaan di bidang keluarga (misal tentang dunia anak atau parenting), maka

Anda bisa memilih untuk fokus di niche tersebut. Menjalankan bisnis di bidang yang kita sukai akan menjadikan kita lebih

bersemangat.

Pilih yang sesuai dengan kondisi Anda saat ini. Alternatif lain,

Anda juga bisa memilih niche di bidang yang sesuai dengan kondisi Anda saat ini. Misalkan saat ini Anda menempuh pendidikan bahasa Inggris, maka Anda bisa memilih untuk fokus di niche yang berkaitan dengan bahasa Inggris. Salah satu teman saya, namanya Ahmad Wibawa, sudah menjadi blogger sejak menempuh pendidikan di bangku kuliah. Ia kuliah di bidang pendidikan bahasa Inggris. Alhasil is membuat blog di bidang pembelajaran bahasa Inggris. Blog tersebut is monetisasi dengan Google AdSense. Kini, blog tersebut menjadi salah satu sumber pendapatan bisnis online dia. Hal yang sama juga dapat Anda lakukan. Jika saat ini Anda sedang menekuni suatu bidang, maka Anda menjadikan bidang tersebut sebagai niche bisnis online Anda.

Nantinya, ketika menjalankan affiliate marketing, kita akan memasarkan produk-produk yang relevan dengan niche yang sudah kita pilih. Misalkan jika Anda memilih niche parenting, maka nantinya Anda dapat memasarkan produk-produk yang relevan dengan segmen audiens parenting (para orang tua). Misalkan Anda memasarkan produk sepatu dan pakaian untuk anak, buku-buku parenting, mainan anak, dan lain sebagainya.

Sampai di sini, silakan tentukan dulu niche apa yang nanti akan Anda masuki. Setelah menentukan niche, langkah berikutnya adalah melakukan riset pasar untuk mengetahui potensi bisnis online di niche yang Anda pilih.

 

Riset untuk Mengetahui Potensi Niche

Sebelum terjun ke bisnis online, ada baiknya kita lakukan riset. Riset ini bertujuan agar kita lebih memahami seperti apa potensi bisnis yang akan kita masuki. Berikut beberapa cara riset sebelum terjun ke affiliate marketing.

Riset Memakai Pencarian Googie

ini cara riset yang paling sederhana. Yang perlu Anda lakukan adalah

buka mesin pencari Googie, lalu masukkan kata kunci yang berkaitan dengan niche Anda. Misalkan Anda memilih niche kesehatan, rnaka anda bisa masukkan kata kunci, seperti “hidup sehat”, “tips hidup sehat”, atau

kata yang berkaitan lainnya.

Selanjutnya, Google menampilkan hash pencarian. Amati hasil pencarian yang Anda dapatkan. Jika ternyata ditemukan adanya Man Googie AdWords, maka hal tersebut menandakan bahwa niche tersebut sangat menarik dan punya potensi bisnis. Kenapa? Sebab ada orang yang cukup niche tersebut. Buktinya mereka sampai pasang iklan

Jika niche yang Anda pilih sudah ada potensi pasarnya, maka itu berarti bagus. Anda bisa segera masuk ke niche tersebut. Apalagi jika pasarnya ada dan belum ada pemain besar di niche tersebut. Jika itu terjadi, maka bisa dibilang Anda beruntung.

 

Riset Memakai Google Trends

Alat bantu lain yang dapat Anda gunakan untuk riset di internet adalah Google Trends. Google Trends akan membantu kita untuk mengetahui tren yang ada di internet. Jika misalkan tren pencarian terhadap niche Anda tinggi, maka tentu niche Anda punya pasarnya.

Berikut cara memanfatkan Google Trends untuk riset niche Anda. 1. Kunjungi alamat http://www.google.co.id/trends/.

  1. Setelah Google Trends terbuka, Anda dapat melihat apa saja yang menjadi tren di Indonesia pada tahun lalu. Anda juga bisa melihat apa yang sedang jadi tren di Indonesia saat ini.
  2. Arahkan perhatian ke kotak explore topics, silakan isi dengan kata kunci niche Anda. Contoh, jika Anda ingin masuk ke niche seputar kesehatan, Anda bisa ketik “hidup sehat”. Lalu Enter.

Selanjutnya Google Trends menampilkan grafik tren pencarian terhadap kata kunci yang Anda masukkan. Amati grafik tersebut. Jika misalkan tren pencarian kata kunci Anda cukup tinggi (di atas 70) maka itu berarti niche yang Anda pilih diminati!dicari oleh banyak orang. Dengan kata lain, ada pasarnya. Anda bisa amati tren pencarian kata kunci tersebut dari waktu ke waktu.

  1. Di bagian atas halaman, Anda bisa lakukan pengaturan. Misalkan Anda ingin melihat tren dalam 12 bulan terakhir, maka pada bagian 2004 – present dapat Anda ganti menjadi past 12 months.
  2. Selanjutnya Google Trends menampilkan tren berdasarkan peng­aturan yang Anda lakukan.
  3. Lanjut, di bagian queries, Anda bisa melihat kata kunci yang banyak digunakan oleh pengguna Google terkait topik hidup sehat. Ide kata kunci ini dapat menjadi acuan Anda ketika nanti hendak membuat konten di website/blog. Misalkan di sini kata kunci “pola hidup sehat” menempati urutan teratas. Nantinya, ketika mengelola blog, kita dapat membuat konten dengan topik yang relevan dengan pola hidup sehat.
  4. DI bagian regional interest, Anda bisa melihat wilayah/kota mana

saja yang banyak mencari dengan kata kunci tadi. Misalkan di sini, wilayah Makassar dan Yogyakarta adalah dua wilayah yang paling banyak mencari kata kunci seputar hidup sehat.

 

Teman-teman, intinya Google Trends ini sangat membantu bagi Anda yang akan memasuki suatu bisnis online. Melalui Google Trends, kita bisa tahu seperti apa tren pencarian terhadap topik yang kita pilih. Semakin hanyak pencarian yang terjadi pada topik yang kita pilih, maka biasanya pasar untuk niche tersebut semakin besar.

Riset dengan Google Keyword Planner

Slain memakai Google Trends, kita juga bisa memanfaatkan Google Keyword Planner. Salah satu fungsi Google Keyword Planner adalah membantu kila mengetahui volume pencarian suatu kata kunci di internet. llengan mengetahui volume pencarian suatu kata kunci, kita bisa tahu herapa banyak orang yang mencari kata kunci tersebut.

Contohnya begini. Anda punya usaha jual jersey sepak bola. Nah, dengan memakai Google Keyword Planner, Anda bisa tahu kira-kira dalam sate

bulan, berapa banyak orang yang mencari jersey sepak bola di Google. Berikut cara menggunakan Google Keyword Planner.

  1. Silakan Anda buka mesin pencari Google, lalu lakukan pencarian dengan kata kunci “Google Keyword Planner”.

 

 

  1. Setelah hasil pencarian ditampilkan, buka hasil pencarian teratas.

 

 

  1. Selanjutnya Anda diminta login ke akun Google AdWords. Jika Anda sudah punya akun Google AdWords, silakan login. Jika belum, maka silakan buat akun baru. Jika Anda punya email di Gmail, maka silakan login pa–al email tersebut. Kenapa? Sebab satu akun Google terintegrasi dengan semua layanan Google. Jadi, Anda bisa daftar Google AdWords pakai akun Gmail Anda.
  2. Setelah berhasil login ke Google AdWords, silakan klik opsi get optien

 

Berikutnya isi form yang ada dengan ketentuan sebagai berikut.

  • Enter keywords: isi dengan kata kunci dari niche Anda. Misalkan di sini saya menuliskan kata kunci hidup sehat.

 

  • Di bagian targeting, Anda bisa tentukan penargetan yang ingin Anda lakukan. Anda bisa menargetkan wilayah secara spesifik (misal Anda targetkan wilayah Indonesia).

 

  • Date range: Anda bisa pilih periode waktu yang Anda
  • Misalkan di sini saya memilih opsi for last 12 months sebab saya ingin melihat data dari satu tahun

 

Klik get search volume untuk segera mengakses data dari Google Keyword Planner.

 

Selanjutnya Google Keyword Planner menampilkan grafik volume pencarian. Tak hanya itu, Google Keyword Planner juga menampilkan rata-rata pencarian bulanan. Contoh, kata kunci hidup sehat dicari sebanyak 8.100 kali dalam satu bulan. Semakin tinggi jumlah pencarian, maka berarti semakin banyak orang yang mencari informasi terkait niche yang Anda masukkan.

  1. Anda bisa lakukan langkah-langkah yang sama guna mengetahui seberapa besar pencarian terhadap niche lain yang Anda pikirkan.
  2. Kita juga bisa memanfaatkan Google Keyword Planner untuk mendapatkan tambahan ide. Silakan kembali lagi ke halaman awal Google Keyword Planner. Anda bisa masuk ke menu Tools >

Keyword Planner.

  1. Berikutnya pilih opsi search for new keywords using a phrase, website or category.
  2. Selanjutnya isi kembali form yang ada. Masukkan kata kunci niche Anda. Klik Get ideas.
  3. Berikutnya klik pada tab Ad group ideas. Selanjutnya buka salah satu kategori yang ada.
  4. Selanjutnya Anda menjumpai berbagai kata kunci terkait topik yang Anda pilih. Contoh, di sini saya menjumpai kata kunci seperti cara hidup sehat, pola hidup sehat, makanan sehat, menu makanan sehat, dan lain sebagainya.
  5. Anda juga bisa melihat berapa banyak pencarian yang terjadi terhadap kata-kata kunci tersebut. Ingat, makin tinggi jumlah pencarian maka biasanya pasar niche Anda semakin besar. Dari data ini, saya bisa melihat bahwa ada banyak orang yang punya minat terhadap topik makanan sehat. Terlihat dari jumlah pencarian yang mencapai 33.100 pencarian dalam satu bulan. Artinya apa? Artinya, akan sangat baik kalau nanti kita bisa memasarkan produk yang relevan dengan topik makanan sehat.

Anda bisa kembali ke halaman sebelumnya di Google Keyword Planner. Anda bisa buka kembali setiap kelompok kata kunci. Jika hal ini dilakukan, Anda bisa mendapatkan tambahan ide.

Jika Anda ingin mengunduh data dari Google Keyword Planner, silakan klik tombol download. Nantinya data bisa Anda dapatkan dalam bentuk file yang bisa dibuka di Microsoft Excel.

Riset dengan Mengecek Produk Terlaris

Selain memakai tool, kita juga bisa melakukan riset dengan mengamati tren penjualan di toko online. Misalkan, Anda hendak memasarkan produk afiliasi dari Lazada. Nah, Anda bisa buka situs Lazada.co.id. Selanjutnya Anda bisa cek apa saja produk terlaris di Lazada.

Jika suatu produk masuk ke produk terlaris, maka besar kemungkinan produk tersebut memang dibutuhkan/dicari oleh pasar. Dengan demi­kian, jika nantinya Anda memasarkan produk yang memang sudah laris, maka peluang terjadinya penjualan akan semakin besar. Kenapa? Sebab memang orang-orang mencari produk tersebut.

Mengamati produk terlaris juga bisa memberikan gambaran kepada Anda niche apa yang pasarnya ada. Misalkan, di Lazada.co.id, tas dan sepatu (produk fashion) wanita termasuk produk terlaris. Itu berarti niche dengan topik wanita, pasarnya besar. Nantinya, kita dapat memilih untuk membangun blog dengan topik yang berkaitan dengan dunia wanita.

Hal yang sama juga dapat Anda lakukan di situs-situs lain. Anda bisa cari tahu produk apa saja yang paling laris. Selanjutnya, Anda bisa memper­timbangkan bidang produk tersebut sebagai niche Anda.

 

2.3 Memilih Produk yang Akan Dipasarkan

Setelah kita menentukan niche affiliate marketing, maka kita bisa mulai menentukan produk apa saja yang nantinya akan kita pasarkan.

Perlu Anda ketahui, ada dua jenis produk afiliasi. Keduanya adalah produk fisik dan produk digital. Produk fisik ini adalah produk yang

dapat disentuh, contohnya buku, sepatu, mainan anak-anak, dan seba­inya. Sedangkan produk digital adalah produk yang sifatnya digital, isal video tutorial, ebook, software, template website, dan lain seba­inya.

ari mina mendapatkan produk untuk dipasarkan? Ada dua cara

endapatkan produk untuk dipasarkan. Cara pertama adalah Anda

ngsung bekerja sama dengan si vendor. Contohnya seperti ini. Saya

unya website yang beralamat di KeajaibanMenulis.com. Produk yang

)ual di KeajaibanMenulis adalah kursus online seputar menulis. Nah,

ika Anda ingin memasarkan produk KeajaibanMenulis, maka Anda bisa langsung bekerja sama dengan saya. Anda bisa langsung daftar sebagai affiliate marketer di website saya. Dengan kata lain, Anda langsung bekerja sama dengan si vendor

Sedangkan cara kedua adalah Anda mencari produk melalui marketplace. Marketplace ini adalah tempat di mana vendor, pembeli, dan si affiliate marketer berkumpul. Ibaratnya, marketplace ini adalah perantara antara Anda (affiliate) dengan si vendor (pemilik produk). Keuntungan utama jika Anda bergabung di sebuah marketplace adalah Anda bisa mendapatkan

akses ke banyak produk sekaligus. Lain halnya kalau Anda

bergabung melalui situs si vendor. Tentu Anda hanya diberi akses ke produk-produk si vendor.

Ratakan.com, salah satu marketplace produk digital di Indonesia

Lantas, cara mana yang harus ditempuh? Semua kembali kepada Anda. Nantinya di Bab 4, saya akan memandu Anda untuk mendaftar di sejumlah marketplace. Lalu di Bab 5, barulah saya akan ajak Anda mendaftar di sejumlah situs-situs vendor penyedia layanan afiliasi.

Nah, terkait produk apa yang harus dipasarkan, ada baiknya Anda memasarkan produk yang relevan dengan niche Anda. Misalkan kalau Anda memutuskan untuk masuk ke niche wanita muda, maka fokuslah memasarkan produk-produk yang relevan untuk niche tersebut. Contohnya produk fashion. Contoh lain kalau Anda masuk di niche fotografi, maka pilihlah produk-produk yang berkaitan dengan dunia fotografi. Misalkan peralatan memotret, buku fotografi, event-event fotografi, dan lain sebagainya.

Pertimbangan lain juga bisa berupa besarnya komisi. Tentu akan lebih menarik jika kita memasarkan produk yang komisinya besar. Nah dalam hal ini, produk-produk digital cenderung lebih besar komisinya. Komisi

untuk produk digital biasanya berkisar antara 30 – 75%, Sedangkan untuk produk fisik, komisinya hanya di kisaran 3 – 10%.

Sampai di sini, silakan tentukan produk apa yang akan Anda pasarkan.

 

 Bagaimana Memasarkan Produk Afiliasi?

Untuk memasarkan produk afiliasi, ada banyak media yang dapat manfaatkan. Bisa dengan menggunakan blog, Facebook, Twitt” YouTube, Instagram, dan media sosial lainnya. Terkait dengan afli marketing modal dengkul, kita dapat memanfaatkan media gratis sepei$

blog ataupun media sosial.

Dalam pembahasan di buku ini, kita akan fokus untuk memasarkan produk afiliasi melalui blog yang kita buat sendiri. Plus, nantinya kita juga bisa memadukan blog dengan media sosial (seperti Twitter, Facebook, dan YouTube).

Pada intmya, tugas kita sebagai seorang affiliate marketer adalah memengaruhi orang supaya mereka mau membeli produk/layanan yang kita tawarkan. Oleh karena itu, media publikasi apa pun (misal blog, akun Facebook, halaman Facebook, akun Twitter) dapat kita gunakan untuk affiliate marketing. Selagi media tersebut bisa dipakai untuk berpromosi, maka itu bisa digunakan. Tak hanya itu, Line dan WhatsApp juga bisa

kita gunakan untuk promosi.

Langkah Kunci Membangun Blog yang Sukses

Dalam pembahasan buku ini, kita akan menggunakan blog sebagai sarana pemasaran produk afiliasi. Mengapa blog? Alasannya karena blog meru­pakan media yang sangat powerful untuk pemasaran di internet. Melalui sebuah blog, kita bisa melakukan banyak hal. Blog dapat kita gunakan

untuk mempromosikan produk, blog dapat kita gunakan untuk menyim­I,an (Ian menampilkan portofolio, dan pastinya blog dapat menjadi aset

no.1 di internet.

Lantas, bagaimana cara membangun blog yang sukses? Bagaimana membangun blog yang menjadi sumber income Anda di internet? Ini dia langkah kunci yang perlu Anda lakukan.

 

Perencanaan dan Pembuatan

Langkah kunci yang pertama adalah merencanakan blog. Di tahap ini, silakan tentukan Anda ingin membuat blog dengan topik apa. Di awal Bab ) lalu, kita sudah menentukan niche yang akan kita masuki. Oleh karena itu, topik blog Anda bisa disesuaikan dengan niche yang sudah Anda pilih.

Misalkan Anda hendak masuk ke niche kesehatan, maka Anda bisa membuat blog yang topiknya juga seputar kesehatan. Anda bisa membuat blog yang mengulas seputar gaya hidup sehat.

Setelah Anda menentukan topik blog, pikirkan juga nama dan alamat blog. Jika Anda sudah memikirkan nama dan alamat blog, maka nantinya Anda akan lebih mudah saat hendak mendaftarkan blog Anda.

Selain itu, mulai pikirkan juga konten-konten apa yang nantinya akan Anda hadirkan di blog. Misal, kalau Anda membuat blog dengan topik kesehatan, tentu Anda harus menghadirkan konten-konten seputar kesehatan. Misal konten seputar pola makan sehat, tips berolahraga,

perawatan diri, dan lain sebagainya.

Akan sangat balk kalau di awal, Anda sudah tahu hendak membuat konten apa di blog. Guna memudahkan Anda mendapatkan inspirasi konten blog, dua cara berikut dapat digunakan.

dari blog yang sudah lebih dulu sukses di niche Anda. Misalkan Anda hendak membuat blog dengan topik kesehatan. Nah, Anda dapat mencari blog lain yang topiknya juga seputar kesehatan, tetapi sudah lebih sukses. Anda bisa amati konten-konten yang dihadirkan blog tersebut. Dari sana, Anda bisa mendapatkan inspirasi, kira-kira nantinya Anda harus membuat konten seperti apa. Blog yang sudah sukses ini tidak harus blog dari Indonesia, tetapi juga bisa blog-blog yang dikelola oleh blogger di luar negert.

Amati media online yang topiknya relevan dengan niche Anda. Misalkan Anda hendak membuat blog tentang dunia wanita, maka Anda bisa baca media online yang topiknya juga seputar dunia wanita. Misalkan Anda bisa baca media online Kompas Female, Intisari Online, dan lain sebagainya. Cara ini juga ampuh untuk memudahkan Anda mendapatkan inspirasi konten blog.

Jika rencana Anda sudah ada, Anda tinggal membuat blog tersebut.

Pengisian Konten

Jika blog Anda sudah jadi, maka segera isi blog tersebut dengan konten­konten. Tak sekadar konten, tapi isilah dengan konten yang bermanfaat

dan disukai pembaca.

Proses pengisian konten ini berlangsung selama Anda mengelola blog. Hanya saja, ketika Anda baru memulai sebuah blog, maka di tahap awal Anda harus sering mengisi konten. Biasanya, ketika baru memulai sebuah blog, saya menulis tiga kali seminggu. Hal ini bertujuan agar blog segera terisi dengan banyak konten.

Setelah beberapa bulan menjalani blogging, barulah intesitas pengisian konten dikurangi. Misalkan saya hanya menulis satu posting selama satu minggu. Yang paling penting, blog Anda diisi dengan konten secara rutin. Proses pengisian konten secara gencar ini biasanya berlangsung di 3 – 5 bulan pertama blog Anda.

 Mendatangkan Trafik

Setelah blog Anda terisi dengan banyak konten, barulah lakukan upaya promosi untuk mendatangkan trafik ke blog Anda. Semakin tinggi trafik ()umlah pengunjung) blog Anda, maka semakin bagus. Makin banyak pengunjung, maka makin banyak pula calon pembeli yang datang ke blog

Anda.

Ada banyak cara mendatangkan trafik blog. Bisa dengan cara memasang Wan untuk promosi blog, membagikan konten blog di media sosial, menerapkan SEO (Search Engine Optimization), membagikan konten blog

lewat email, dan lain sebagainya.

Dalam pembahasan mendatang, saya akan membahas berbagai cara gratisan dalam mendatangkan trafik blog.

Monetisasi

Setelah blog kita memiliki lumayan banyak pengunjung, maka tahap ke-4 adalah melakukan monetisasi. Monetisasi ini adalah cara kita meng­hasilkan uang dari blog. Nantinya, kita akan memonetisasi blog dengan

menjalankan affiliate marketing.

Jadi, setelah blog kita punya lumayan banyak pengunjung, kita bisa segera mempromosikan produk yang kita afiliasikan. Kita bisa pasang banner promosi di blog. Selain itu, kita juga bisa membuat artikel promosi di blog. Yang pasti, kita akan berupaya menjadikan pengunjung blog menjadi pembeli produk kita.

Nah teman, itulah tahap-tahap dalam membangun blog yang sukses. Di Bab 3 nanti, kita akan segera memasuki tahap pertama, yakni peren­canaan dan pembuatan blog.

Bersambung 😉 ….. tunggu post berikutnya yah…. Yuk register dan surcribe disini http://www.tokoonlinentt.com/register/

Jual Beli Online Aman Di GoBosy.com

 

 

 

 

 

Produk terbaru

Rp 125.000 150.000
Rp 10.000
Rp 150.000
Rp 100.000
Rp 100.000
Rp 100.000
Rp 50.000
Rp 230.000